Selasa, 26 Februari 2013

Pohon Cinta

Kehidupan pasangan kita dengan kita ibarat sebuah pohon. Jika kita pupuk dengan sebaiknya, kita rawat, maka akan tumbuh pohon cinta yang sangat subur berbuah banyak dan sangat manis. Berbeda kondisinya jika tidak kita pupuk, bahkan membiarkan benalu masuk dalam pohon tersebut, maka lama kelamaan pohon itu akan kekurangan nutrisi, layu kemudian mati.

Kita perlu mengenali pasangan kita lebih dalam, tidak hanya jasmaninya saja, tetapi juga kejiwaannya. Kalau bukan kita yang memperhatikan pasangan kita, lantas siapa lagi? Kita harus tahu kapan pasangan kita sedih, butuh diperhatikan, ada masalah. Kita harus belajar mengerti apa yang menjadi cita-citanya, apa hal yang bisa membuat dia marah. Ketika dia tidak suka dengan satu hal, kita harus menjaga itu dengan tidak melakukan apa yang tidak disukainya. Bukankah itu menyenangkan ketika kita sama-sama mengerti kondisi pasangan kita? Tidak akan ada lagi pertengkaran hebat yang berujung perpisahan. Apa yang bisa kita lakukan?

KOMUNIKASI. Komunikasi yang baik antar pasangan dapat mencegah timbulnya kesalahpahaman yang berujung pertengkaran. Saat masalah itu sudah mencapai angka 1, sebaiknya langsung dikomunikasikan sejak awal agar permasalahan itu tidak mencapai angka 2, 3 dan seterusnya. 

KEJUJURAN. Dalam sebuah hubungan diperlukan kejujuran. Apapun yang terjadi berlakulah jujur terhadap pasanganmu. Apa yang tidak kamu suka, katakanlah pada pasanganmu, apa yang membuatmu kecewa, katakanlah kalau kamu kecewa. Jika kita jujur terhadapnya tentang kesalahan yang kita lakukan, mungkin pasangan kita akan marah besar, tapi percayalah dia akan tetap memaafkanmu jika dia mencintaimu. Jangan membuatnya marah semakin besar dengan kita menutupi kesalahan kita, dan membuatnya menumpuk lebih tinggi lagi dengan mendiamkannya. Itu kesalahan besar. Perhatikan poin 1.

PERHATIAN. Sebagai pasangan yang saling mencintai, tidak bisa dipungkiri kalau kita sama-sama membutuhkan perhatian. Kita bisa membayangkan jika pasangan kita kekurangan perhatian, yang terjadi dia akan mencari perhatian dengan orang lain yang sanggup memberi perhatian lebih. Untuk apa ada kita, jika pasangan kita mencari perhatian orang lain. 

PENGERTIAN. Mengertilah pasangan kita saat dia butuh waktu untuk sendiri, butuh waktu untuk bermain dengan teman-temannya. Mengerti saat dia marah, ada masalah, dan sebagainya.

KESETIAAN. Kesetiaan yang kita lakukan, secara langsung dapat membuat perasaan pasangan kita menjadi aman, tenang, merasa dia kita butuhkan, membuatnya merasa menjadi satu-satunya raja atau ratu yang kita miliki. Siapa orang yang tidak bangga memiliki pasangan yang setia? Semua orang bangga dan bahagia ketika pasangannya setia.

Saat semua itu sudah kita lakukan dengan benar, maka KEBEBASAN akan terbentuk dengan sendirinya. Semua orang menginginkan kebebasan bukan? Pasangan kita akan memberikan kebebasan dan kepercayaan kepada kita jika kita mampu membuat perasaannya aman, tenang, dengan tetap menjaga 5 poin yang sudah saya tuliskan diatas. Bagaimana bisa, seseorang memberikan kebebasan ketika pasangannya berlaku tidak setia? Tidak jujur? Kurang komunikasi? Tidak mengerti? Bisa saja terjadi, ya itu  jika pasangan kita tidak peduli dengan kita, tidak mencintai kita. Bisakah kalian bayangkan, ketika pasangan menjalin hubungan dengan kita tetapi tidak berlaku setia, tidak peduli dengan kita, mungkin akan terbersit pertanyaan, ini orang cinta gag sih sama gue? Berapa banyak waktu, tenaga yang akan kau habiskan secara percuma dengan orang seperti itu? Mana ada orang yang mau menikah dengan orang yang tidak mempedulikan dirinya. Apa kamu mau, menikah dengan orang tidak setia dan tidak peduli dengan hidupmu?Make any sense, right?

Kita hanya manusia biasa. Kita bukan Tuhan, yang memberikan manusia kebebasan untuk berlaku sesuka hati. Bahkan Tuhan-pun akan menghadiahkan kita sesuatu yang membahagiakan apabila kita setia padaNya, dan akan memberikan ganjaran jika kita mengkhianatiNya dan tidak menuruti perintahNya. 

Ada seseorang yang mengatakan pada saya, jika kita menghitung-hitung perbuatan yang kita kakukan itu namanya bukan cinta. Perhitungan = bukan cinta. Tapi dia mungkin tidak menyadari, Tuhan selalu menghitung perbuatan yang kita lakukan, memberikan balasan yang baik jika berlaku baik, dan memberikan balasan buruk jika berlaku buruk. Itu semua karena kecintaanNya terhadap manusia. Apa orang itu bisa bilang Tuhan tidak cinta padanya?

Begitulah manusia.

1+1= 2. Kebaikan ditambah dengan kebaikan akan mendapatkan dua kebaikan. Tidak mungkin kebaikan ditambah kebaikan akan menghasilkan 0 kebaikan. Namun perhitungan itu tidak berlaku untuk Tuhan. Kita lakukan 1 kebaikan, maka Tuhan akan memberi 100 kebaikan. itu karena Tuhan cinta kita. 

Lakukanlah yang terbaik, berikanlah yang terbaik, maka kita akan mendapatkan yang terbaik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar